Alasan Kenapa Blog Saya Nofollow?

Alasan Kenapa Blog Saya Nofollow? - Hallo sobat blogger, beberapa minggu yang lalu saya sudah share tentang pengertian blog nofollow dan dofollow beserta kekurangan dan kelebihannya. Kali ini saya akan membagi cerita tentang pengalaman saya sendiri mengenai penggunaan dofollow dan nofollow. Tepatnya penjelasan kenapa saya mengembalikan blog saya menjadi nofollow? Tentunya hal ini dengan pertimbangan kita juga tentang apa tujuan kita ngeblog.
Selama beberapa minggu saya pernah mencoba menggunakan atribut rel dofollow. Ternyata memang benar blog kita menjadi ramai komentar, inilah yang menjadi andalan blog dofollow sehingga terlihat blognya terkesan laris manis.  Iya kan? Tapi kembali lagi pada kalimat saya tadi tentang apa sebenarnya tujuan kita ngeblog.

Tapi saya melihat dengan seksama tentang komentar mereka pada blog dofollow, kurang lebih komentarnya seperti ini, thanks infonya, nice info, terimakasih gan, sangat bermanfaat. Ya kalo blog kita dofollow, kita tidak tahu apakah komentar mereka benar-benar tulus dari membaca artikel kita, atau hanya meningglkan komentar begitu saja demi mendapatkan backlink secara cuma-cuma? Karena tujuan pertama kita ngeblog pastinya ingin artikel kita dibaca oleh orang lain kan? walaupun ada juga yang hanya sekedar untuk diary pribadi semata.

Nah, komentar yang nice info, dan kawan-kawannya itu menurut saya hanyalah komentar spam untuk blog dofollow. Jika saya ingin menghapus komentarnya kasihan juga, gimana kalau ucapan mereka itu memang benar-benar mengutarakan rasa terimakasih kepada kita? nahloo bingung kan, saya sendiri juga bingung..hehee.. Maka untuk itu saya mengambil keputusan untuk mengembalikan blog saya seperti semula/default yaitu nofollow. Sehingga komentar apapun itu pastinya dengan dasar "menghargai blog kita" karena telah berbagi infromasi.

Ini sebabnya tidak banyak blogger yang menggunakan dofollow. Padahal alasan kita menggunakan dofollow adalah sebagai rasa terimakasih kita  untuk para pengunjung karena telah berkunjung dan membaca artikel-artikel kita dengan memberikan hadiah berupa backlink. Tetapi sangat disayangkan jika pengunjung hanya meninggalkan kometar tanpa membaca artikelnya terlebih dahulu karena semata-mata mengejari backlink.

Hal ini jauh berbeda saat sebelumnya saya menggunakan nofollow. Komentar-komentar yang masuk terlihat lebih berbobot dan berisi masukan masukan yang bagus untuk blog kita serta nyambung dengan artikel yang saya buat.

Perasaan dari tadi saya membahas tentang komentarnya aja ya? hehe.. memang penggunaan atribut nofollow dan dofollow itu yang menonjol terletak pada komentar-komentar yang masuk gan. Kalau pada postingan kan kita bisa mengatur sendiri mana yang akan kita buat nofollow dan dofollow. Stop, kita berlanjut pangeruhnya terhadap search engine kali ini.
Seperti yang sudah kita ketahui, jika kita menerapkan rel nofollow, maka search engine tidak akan membaca suatu text hyperlink yang masuk, sehingga blog kita juga tidak terjadi penggemukan link yang membuat posisi blog kita turun di search engine. Kenapa turun? karena jika artikel kita berisi komentar-komentar seperti saya sebutkan tadi, maka otomatis search engine juga ikut membaca link-link dari komentar tersebut, jika terlalu banyak terkadang search egine seperti google dapat memandang artikel kita sebagai sarang hyperlink atau spam.

Hmm.. saya rasa itu aja dulu, kalau diteruskan nanti ga selesai-selsai nih nulisnya, dan kamu pasti juga bosan kan membaca tulisan yang berbentuk paragraf seperti ini. Hehee.. memang sengaja saya buat seperti ini agar kamu membacanya secara menyeluruh tidak pada bagian poin-poinnya saj
Semoga pengalaman saya ini menjadi pelajaran buat kamu.:)
Oiya jika kamu ingin mengetahui lebih banyak tentang kelebihan dan kekurangan dofollow nofollow silakan lihat disini
Jangan lupa di share ya :)

Artikel Terkait:

10 komentar:

Cyserrex said...

Tu kan.. Mending default / nofollow aj gan.. hehe.. Lebih di sayang sama mbah guugle, tante biing, & paman yahuu.. :D

Styler 199 said...

Nice post gan.

Edy Samsul said...

Wah, cukup logis alasannya memilih nofollow. Blog saya juga nofollow sobat...

Zameda Igga said...

Cyserrex : ya namanya juga lagi mencari pengalaman, sob..hehe
Styler : iya sama-sama.. pengunjung setia zamedaku share nih :)
Edy Samsul : thanks kunjungannya, om..

Santoso Aja said...

nambah ilmu lagi ......
http://sonline2012.blogspot.com

opik santiong said...

Oh jd kaya gtu gan!!

thanks ya atas info nya ! :D

Adam Tirta Kusuma said...

makasih banyak info nya, perlu cari banyak ilmu tentang blog apa lagi tentang dofollow dan nofollow ..
SIP DAHHH .. :D

lukman anak Grajagan said...

hahay blog saya juga nofollow gan ..
sangat bermanfaat, semoga sukses selalu gan ....

Fikrie Trie Julianto said...

Nice post gan.

Rizky Walking said...

oh jadi gitu ya gan, jadi kalau terjadi penggemukan link google bakal mengira blog spam terus rank nya diturunin .. nah kalo ane pake jasa website tukar link / link exchange kayak trade market gimana gan ?? soalnnya banyak banget link usernya yang udah ane pasang di blog ane ?? apa dihapus aja semua ya ??? minta sarannya ...

Post a Comment - Kembali ke Konten

Silakan tinggalkan komentar Anda mengenai artikel ini. Terimakasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

HiStats Info